Kamis, 17 November 2016

Mengukur Kedalaman Banjir Memakai Badan


 Mengukur Kedalaman Banjir Memakai Badan

Abstraksi
Banjir merupakan fenomena alam yang kerap terjadi di beberapa kota besar di Indonesia khususnya ibu kota tercinta, Jakarta. Pada tahun 2015 kemarin menjadi berita utama di berbagai media berita. 
Orientasi
Banyak sekali yang meliput mengenai betapa memperihatikannya kondisi area yang terkena banjir.
Krisis
Namun dalam peliputan berita, para jurnalis kerap mengalami kesulitan dalam melakukan pelaporan banjir besar yang melanda, karena orang Jakarta tidak mengukur dengan satuan ‘centimeter’, ‘meter’, dan ‘inchi’. Tapi menggunakan ukuran sendiri, yaitu dengan ukuran ‘mata kaki’, ‘dengkul’, ‘betis’, ‘pinggang’, bahkan ‘dada’!. 
Reaksi 
Apalah daya si jurnalis tersebut, mau tidak mau ia harus tetap melaporkan berita sesuai pemikirannya. 
Koda 
Akhirnya liputan mengenai banjir tetap bisa terlaksana dengan baik dengan menggunakan ukuran centimeter.

2 komentar :

  1. Apakah tujuan penulisan teks anekdot tersebut? jelaskan si pembaca setelah membaca teks anekdot tersebut!

    BalasHapus